cool hit counter

Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Nusa Tenggara Barat - Persyarikatan Muhammadiyah

 Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Nusa Tenggara Barat
.: Home > Berita > MPI PP Muhammadiyah Gelar Pelatihan Jurnalistik Nasional di Parepare

Homepage

MPI PP Muhammadiyah Gelar Pelatihan Jurnalistik Nasional di Parepare

Sabtu, 29-07-2017
Dibaca: 85

MUHAMMADIYAH.OR.ID, PAREPARE – Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah melaksanakan Pelatihan Jurnalistik dan Pengelolaan Database Nasional di Kota Parepare, pada tanggal 28 hingga 30 Juli 2017.

Kegiatan yang mengangkat tema "Transformasi Dakwah Progresif di Era Digital" ini diikuti 70 peserta dari MPI PD Muhammadiyah Sulawesi Selatan, dan MPI dari sejumlah PWM antara lain Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimanatan Utara, dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Rektor Universitas Muhammadiyah Parepare (UMPAR), Siry Danga dalam sambutannya mengungkapkan, Muhammadiyah sebagai organisasi besar dan modern memang sudah seharusnya memanfaatkan teknologi untuk kelangsungan aktivitas organisasinya . Karena itu, UMPAR bersedia ketika diminta untuk menjadi tuan rumah pelaksanaan pelatihan ini .

“Karena itu, melalui Wakil Rektor 2, kami meminta kepada mitra kami, yakni PT Telkom untuk meningkatkan bandwith internet di kampus kami menjadi 60 mb/s. Ini untuk kelancaran pelatihan ini,” ungkapnya dalam pembukaan acara pada Jumat (28/7).

Sementara itu, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulsel, Abdullah Renre, berterima kasih atas kesediaan Parepare untuk menjadi tuan rumah atas aktivitas-aktivitas Muhammadiyah di Sulsel.

“Bahkan Walikota Parepare pernah bilang, kalau tidak ada daerah lain yang bersedia menjadi tuan rumah Muktamar, bawa saja ke Parepare,” terangnya.

Lebih lanjut, Abdullah menjelaskan, ketertinggalan dunia Islam kini adalah kebalikan zaman dahulu yang pada saat itu, bangsa Barat yang tertinggal, sementara Islam benderang. Untuk maju kembali, tentu perubahan dan kemajuan harus direspons.

“Seperti yang dikatakan Habibie, kemajuan harus disalip, bukan dikejar,” tegasnya.

Lebih lanjut, Abdullah mengungkapkan,  Muhammadiyah harus mengubah prinsipnya yang dahulu tidak usah mempublikasikan segala amal-baktinya. Kini, amal-bakti tersebut harus disyiarkan.

“Keburukan saja kalau dipublikasi akan berdampak ke masyarakat, masa kebaikan, tidak,” ungkap Abdullah.

Sementara itu, Wakil Ketua MPI PP Muhammadiyah, Rusydi Umar, mengungkapkan, Muhammadiyah telah membuat laman resmi organisasi dengan subdomain hingga pimpinan daerah. Setiap daerah disilakan untuk mengisi laman tersebut untuk mempublikasikan aktivitas Muhammadiyah daerahnya.

“Kita sudah memberikan rumahnya, hanya saja, bagaimana agar kalau kita search di gooogle, muhammadiyah.or.id berada di halaman 1, bahkan teratas. Harapannya, peserta yang telah mengikuti pelatihan ini, akan aktif untuk menjadi jurnalis dan pengelola database dan mengisi database yang telah kami sediakan rumahnya itu,” jelasnya.

Kontributor: Kasri Riswadi


Tags:
facebook twitter delicious digg print pdf doc Kategori:



Arsip Berita

Berita

Agenda

Pengumuman

Link Website